kita melewati arloji kehidupan,
dari rangkain kehidupan
fenomena zona baru mengejar atau kita mesti di kejar
menunggu dan mesti di tunggu
jangan katakan ini adalah experimen
kita hanya menundukan waktu sejenak
di hari-hari kita banyak membuang perasaan yang bingung
sampai lupa diri yang sebenarnya
kehidupan adalah petarung sejati
tak mungkin berpaling ke pada waktu yang begitu banyak kita bohongi
face sedikit teler untuk dimainkan
akupun menulisnya sebagai tanda percakapan dalam diriku.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar